Berita Terkini

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Desa Pucanganom Kecamatan Giritontro

Sebagai bentuk konsistensi terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam menyongsong Pemilu dan Pemilihan tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri bersinergi dengan perangkat desa dan berbagai elemen masyarakat desa Pucanganom Kecamatan Giritontro mengadakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat pada Selasa 26 Oktober 2021. Acara berlangsung dengan tetap mematuhi protocol Kesehatan covid-19 dan sebelum acara dimulai peserta terlebih dahulu swab antigen untuk memastikan peserta dalam kondisi sehat dan bebas covid-19. Bertempat di Balai desa Pucanganom, acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Bapak Sukino didampingi oleh Bapak Sugiarno selaku Sekretaris Camat (Sekcam) Giritontro, diikuti antusias oleh peserta. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi terhadap penunjukan lokasi kegiatan sosialisasi di desa Pucanganom ini, yang notabennya masuk dalam kategori desa dengan tingkat partisipasi rendah. Sehingga diharapkan sosialisasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilihan tahun 2024 mendatang. Selanjutnya Koordinator Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Kabupaten Wonogiri, Augustina Puspa Dewi, S.E, MM menyampaikan rasa terimakasih atas partisipasi dari desa Pucanganom dalam memfasilitasi tempat pelaksanaan acara. Dalam sambutannya beliau menekankan komitmen KPU Kabupaten Wonogiri untuk berkesinambungan melaksanakan program guna menyongsong pemilu serentak tahun 2024 yakni Sosialisasi Pendidikan Pemilih. Beliau berharap agar peserta yang hadir nantinya dapat ikut berpartisipasi sebagai kader- kader badan Ad Hoc. Selain itu, peserta juga diharapkan dapat menyampaikan informasi yang diperoleh secara estafet kepada keluarga terdekat dan masyarakat terkait pentingnya menggunakan hak pilih dalam pemilu agar tingkat partisipasi pemilih sesuai target nasional sebesar 77,5% pada pemilu berikutnya. Harapan ini juga sejalan dengan yang dituturkan oleh Koordinator Divisi Teknis , Wahyu Nurjanah, S.Kom mengenai harapan bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif sebagai anggota badan adhoc. Acara yang dipandu oleh Tri Sujarwati, S.Pd selaku kasubbag teknis dan parmas ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusias dari peserta yang hadir. Sosialisasi yang dikemas dengan permainan edukasi kepemiluan ini membuat peserta bersemangat mengikuti kuis yang diberikan oleh KPU Kabupaten Wonogiri dan diharapkan masyarakat akan tertarik untuk mengetahui tentang kepemiluan. Kepala desa Pucanganom Bapak Sukino juga ikut ambil bagian sebagai peserta games sehingga kegiatan berlangsung meriah. Kegiatan ditutup dengan foto bersama peserta dan tim Sosialisasi KPU Kabupaten Wonogiri.

KPU Kabupaten Wonogiri Kembali menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat

Wonogiri – Kamis (21/10) KPU Kabupaten Wonogiri Kembali menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, kali ini kegiatan sosialisasi diadakan di Desa Guwotirto Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri. Sosisalisasi bertajuk Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat ini terus digencarkan ke daerah yang memiliki partisipasi pemilihan yang masih rendah di wilayah Kabupaten Wonogiri. Peserta sosialisasi terdiri dari perwakilan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Pemilih Pemula, Kelompok Tani, Kelompok Ternak, Pemilih Perempuan dan Penyandang Disabilitas. Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala Desa Guwotirto, Guntur Pujoko, Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Giriwoyo Suripto serta anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Dwi Prasetyo S.Pd.i mewakili KPU Kabupaten Wonogiri . Dalam sambutannya, disampaikan bahwa ada 3 faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat partisipasi masyarakat desa Guwotirto. Pertama, sebagaimana umumnya masyarakat Wonogiri banyak warga desa yang Boro atau merantau keluar daerah tanpa mengganti alamat domisili. Kedua, banyak lansia yang tidak menggunakan hak pilihnya, baik dikarenakan kondisi kesehatan maupun karena pengalaman pemilu di erasebelumnya, ketiga, banyak warga disabilitas yang tidak menggunakan hak pilihnya. Komisioner KPU Kabupaten Wonogiri, Augustina Puspa Dewi, S.E., M.M dan Sekretaris KPU Kabupaten Wonogiri Sigit Purwadi, S.H menyampaikan materi terkait Pemilu dan Kepemiluan serta Partisipasi Masyarakat dalam pelaksanaan pemilu khususnya partisipasi dalam pelaksanaan pemilu sebagai penyelenggara ad hoc pemilu. Dalam sesi tanya jawab, beberapa peserta menyampaikan pertanyaan dan pendapat terkait penyebab minimnya partisipasilansia di desa Guwotirto dimana pengalaman pemilihan di era sebelum reformasi danminimnya partisipasi pemilih disabilitas dalam pemilu yang disebabkan kurangnya informasi dan pendampingan bagi pemilih disabilitas. Masih dalam sesi tanya-jawab, pertanyaan terkait apakah perangkat desa boleh datang dan mengikuti acara kampanye yang diadakan oleh peserta pemilu. Kemudianmuncul pula usulan agar periodisasi bagi penyelenggara ad hoc pemilu dimana dibatasi sebanyak 2 kali dihapuskan, dikarenakan minimnya warga masyarakat yang memiliki keinginan untuk menjadi penyelenggara. Narasumber menyampaikan terkait dengan rendahnya partisipasi lansia dan penyandang disabilitas, maka harus diyakinkan  bahwa pelaksanaan pemilu saat ini benar-benar menganut asas LUBER JURDIL serta diberikan pendampingan dan bantuan kepada penyandang disabilitas. Kemudian terkait dengan periodisasi bagi penyelenggara ad hoc bahwa satu-satunya cara adalah melaksanakan kaderisasi sebagai solusi keberlanjutan dan regenerasi penyelenggara pemilu dan pemilihan Dalam kesempatan ini pula, para peserta sosialisasi diminta untuk menularkan ilmu yang sudah didapat dari pelaksanaan sosisaliasi ini dan mengajak masyarakat sekitar  terutama yang terdekat yaitu keluarga,baik melalui acara sosial seperti arisan dan acara-acara lainnya, untuk meningkatan partisipasinya dalam pelaksanaan pemilu dan pemilihan.

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Bagi Masyarakat dengan Kategori Daerah Partisipasi Rendah

Selasa, 19/10/2021 KPU Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat bertempat di Balai Desa Tegiri Kecamatan Batuwarno Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini merupakan kegiatan ke 3 dari rangkaian 6 kegiatan Sosdiklih Parmas berkelanjutan yang  direncanakan oleh KPU Kabupaten Wonogiri. Acara dihadiri oleh Camat Batuwarno, Bapak Khrisma Eko Sutiyono, S.Sos. dan dibuka oleh Ibu Augustina Puspa Dewi, S.E., M.M. sebagai perwakilan dari KPU Kabupaten Wonogiri. Kegiatan sosialisasi dimulai dengan membagikan “pre test” yang ditujukan kepada peserta yang terdiri dari beberapa pertanyaan terkait pemilu untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sosialisasi terkait demokrasi dan kepemiluan. Materi pertama disampaikan oleh Bapak Pradika Harsanto, S.IP, M.M. (Divisi Hukum dan Pengawasan) yang menyampaikan materi terkait Demokrasi dan kepemiluan. Materi selanjutnya disampaikan oleh Ibu Wahyu Nurjanah, S.Kom (Divisi Teknis) yang menyampaikan materi terkait Penyelenggara Pemilu. Dalam kesempatan ini masyarakat Tegiri Batuwarno diberikan pemahaman tentang pentingnya partisipasi masyarakat untuk tegaknya demokrasi di Indonesia serta terkait peran, tugas dan fungsi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Di sesi yang lain, peserta diajak untuk memperdalam pengetahuan tentang kepemiluan melalui games-games yang mengangkat tema seputar penyelenggaran pemilu dan tahapan pemilu. Pasca mengikuti sosialisasi ini peserta dihimbau untuk bersama-sama meningkatkan partisipasi masyarakat desa Tegiri untuk suksesnya pelaksanaan pemilu secara keseluruhan.

KPU Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat

Wonogiri – Selasa (12/10) KPU Kabupaten Wonogiri meyelenggarakan kegiatan Sosialisasi terkait Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, bertempat di aula Desa Mangunharjo, Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri. Sosialisasi bertajuk Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat ini ditujukan ke daerah yang memiliki partisipasi pemilihan yang masih rendah di wilayah Kabupaten Wonogiri. Acara ini dibuka oleh ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Wonogiri, Toto Sihseteyo Adi, S.E., M.M dihadiri oleh jajaran pemerintah kecamatan Jatipurno Bersama dengan jajaran pemerintah desa Mangunharjo Komisioner KPU Kabupaten Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi, S.E., M.M dan Augustina Puspa Dewi, S.E., M.M menyampaikan materi terkait Pemilu dan Kepemiluan serta Partisipasi Masyarakat dalam pelaksanaan pemilu. Untuk menyegarkan dan menantang para peserta sosialisasi, diadakan permainan yang disusun untuk mengetahui pemahaman para peserta terkait materi yang sudah disampaikan oleh para narasumber. Dalam kesempatan ini pula, para peserta sosialisasi diminta untuk menularkan ilmu yang sudah didapat dari pelaksanaan sosisaliasi ini dan mengajak masyarakat sekitar terutama yang terdekat yaitu keluarga, baik melalui acara social seperti arisan dan acara-acara lainnya,untuk meningkatan partisipasinya dalam pelaksanaan pemilu dan kepemiluan.

KERJA BARENG DENGAN KOPASSUS, KPU WONOGIRI SISIR MASYARAKAT YANG BELUM TERVAKSIN

Wonogiri (11 Oktober 2021) Meski kasus Covid 19 di Indonesia terus menurun, Pemerintah tetap menggencarkan program Vaksinasi, salah satunya dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Wonogiri. Bekerjasama dengan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, menyiapkan 558 (lima ratus lima puluh delapan) dosis vaksin pertama Pfzer. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor KPU Wonogiri ini dimulai pukul 08.00 dan ditujukan bagi masyarakat yang belum pernah vaksin. Untuk vaksin ke 2 akan dilaksanakan tanggal 2 November 2021 bertempat di KPU Kabupaten Wonogiri. Guna memastikan program vaksinasi ini terselenggara sesuai dengan sasaran yang diinginkan, sebelum pelaksanaan KPU Kabupaten Wonogiri melakukan pendataan peserta vaksin melalui proses pendaftaran personal maupun kelompok. Peserta diberikan kupon sesuai jadwal pembagian waktu dan membawa KTP. Warga yang mengikuti vaksin wajib mentaati protocol kesehatan. Memakai double masker, jaga jarak saat antrian, dan mengikuti screening oleh tenaga medis yang menentukan lolos atau tidaknya dilakukan vaksinasi. Hadir menyaksikan kegiatan vaksinasi tersebut, Komandan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kolonel Infanteri Sabdono Budi Wiryanto. “Kita menyisir masyarakat yang belum tervaksin, target kita seluruh masyarakat dapat tervaksin” ujarnya dalam jumpa pers. Selain itu, turut hadir Asisten 1 Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Teguh Setyono, Komandan Kodim 0728 Letkol Inf Rivan Rambudito Rivai, Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto, Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri Bambang Haryadi. Teguh Setyono dalam sambutannya mengapresiasi setinggi-tingginya kehadiran Kopassus di tengah-tengah masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi melengkapi tugas-tugas Pemerintah Daerah. “Proses vaksinasi menjadi tugas merah putih, tugas bersama pemerintah dan segenap lapisan masyarakat” ungkap mantan camat Wonogiri ini. Antusias memasyarakat yang tinggi, semakin memberikan rasa optimis bahwa Covid 19 di Indonesia dapat dikendalikan. Meskipun ini bukan bukan bagian tugas pokok KPU, namun KPU sebagai penyelenggara Pemilu yang sarat dengan kerumunan, merasa ikut bertanggungjawab atas kesehatan masyarakat. “Semoga pesta demokrasi 2024 dilaksanakan tanpa bayang-bayang Pandemi Covid 19” ungkap Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi. (SHD)   Bakohumas KPU Kabupaten Wonogiri Jl. Gunung Gandul, Joho Lor Giriwono www.kab-wonogiri.kpu.go.id Twitter @kpuwonogiri, Email: kpukab_wonogiri@kpu.go.id   “BUILDING WONOGIRI THROUGH DEMOCRACY”

KPU Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2021

WONOGIRI – Kamis (30/9), KPU Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2021. Rakor tersebut dilaksanakan di Aula KPU Kabupaten Wonogiri dan dihadiri oleh Polres Wonogiri, Kodim 0728 Wonogiri, Kepala Disdukcapil Wonogiri dan Ketua Bawaslu Wonogiri. Pada Rakor ini disampaikan DPB bulan Agustus sejumlah 839.034, untuk bulan September ditetapkan 839.113. Dengan rincian laki-laki sejumlah 415.782, perempuan 423.331. Jumlah tersebut tersebar di 25 kecamatan. Disdukcapil juga memberi masukan mengenai jumlah potensi pemilih pemula sebanyak 224, pemilih meninggal dunia 46 dan pemilih pindah keluar sebanyak 99. “Dukcapil membackup penuh proses DPB yang dilaksanakan oleh KPU Wonogiri, salah satunya mendorong perubahan status Anggota TNI dan Polri yang telah menjadi purnawirawan”, ujar Sungkono, Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Wonogiri.