Reviu Akademisi: Langkah Progresif KPU Kabupaten Wonogiri Wujudkan Pelayanan Publik Prima
Wonogiri- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan reviu akademisi terkait pelayanan publik pada Selasa (5/5/2026) bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan berbasis kajian akademis. Reviu ini menghadirkan Prof. Dr. Dra. Winarti, M.Si, Guru Besar Ilmu Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) yang memberikan penilaian dan masukan terhadap kebijakan serta praktik pelayanan publik yang telah dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Wonogiri. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghimpun berbagai perspektif dari kalangan akademisi guna perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan layanan publik. Ketua KPU Kabupaten Wonogiri Satya Graha dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi sekaligus pembaruan wawasan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa KPU harus terus bergerak secara aktif dan progresif agar mampu menjawab kebutuhan dan ekspektasi publik. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mendapatkan masukan konstruktif sebagai bahan evaluasi sekaligus langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Satya. Dalam paparannya, Prof. Winarti mengulas sejumlah aspek penting mulai dari konsep kebijakan publik, prinsip-prinsip utama pelayanan publik, hingga indikator kepuasan masyarakat. Ia menekankan bahwa esensi utama pelayanan publik adalah memanusiakan manusia. “Pelayanan publik yang baik adalah nguwongke uwong,” ungkapnya, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap layanan kepada masyarakat. Dalam reviunya, Prof. Winarti menyoroti praktik birokrasi yang masih cenderung kaku di mana petugas sering kali hanya berpegang pada aturan formal tanpa mempertimbangkan aspek kemanusiaan dalam memberikan pelayanan. Ia menilai, pola tersebut perlu diubah agar pelayanan publik tidak sekadar bersifat administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih humanis. “Pelayanan publik yang prima di KPU Kabupaten Wonogiri harus memiliki ‘ruh’, tidak hanya sekadar menjalankan aturan, tetapi juga menghargai martabat setiap warga yang datang,” ujar Prof. Winarti. Ia menambahkan, pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan akan memperkuat kepercayaan publik serta menciptakan pelayanan yang lebih berkualitas dan berintegritas. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan serta kondisi internal KPU Kabupaten Wonogiri dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, layanan yang diberikan tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga mampu memberikan kepuasan dan kepercayaan publik. Acara yang dimoderatori oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Irawan Ary Wibowo, berlangsung dalam suasana santai namun tetap dalam koridor akademis. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab menjadi bagian penting dalam menggali berbagai masukan dari peserta. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Wonogiri, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris, para Kepala Subbagian, serta seluruh jajaran pegawai. Partisipasi aktif seluruh peserta menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, transparan, dan responsif. Melalui kegiatan reviu akademisi ini, KPU Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pemilu. (AL/Humas KPU)