Berita Terkini

1 DOKTOR IKUT DILANTIK SEBAGAI PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN PEMILU TAHUN 2024

Sebanyak 125 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 se-Kabupaten Wonogiri resmi dilantik di Rumah Makan Saraswati, Wonogiri, Rabu (4/1/2023). Pelantikan dilakukan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi dan disaksikan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. Turut hadir dalam pelantikan, forum komunikasi pimpinan daerah dan 25 camat di seluruh wilayah kabupaten Wonogiri. “Trend rekrutmen badan penyelenggara menunjukkan hasil yang positif, sebanyak 995 masyarakat turut mendaftar pada proses pendaftaran PPK, sedangkan sebanyak 2.540 pendaftar turut mendaftar pada proses penerimaan pendaftaran calon anggota PPS. Ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat meningkat terhadap proses penyelenggaraan Pemilu”, kata Toto dalam sambutannya. Pada proses pelantikan ini, sebanyak 124 calon hadir sedangkan 1 orang tidak hadir dan menyatakan mengundurkan diri. Dari total 124 anggota PPK terdiri dari 90 laki-laki dan 34 perempuan dengan klasifikasi pendidikan 27% mencantumkan ijasah SMA pada saat pendaftaran sedangkan 73% mencantumkan ijasah diploma, sarjana, dan pasca sarjana, terdapat 1 (satu) orang dengan gelar doktor yang ikut dilantik menjadi anggota PPK; “Hasil seleksi yang kami lakukan hanyalah sebatas angka dan nilai. Setelah pelantikan, alam yang akan segera melakukan seleksi atas kerja-kerja saudara sekalian. Seleksi alam atas pelayanan kepada pemilih dan peserta Pemilu, seleksi alam dalam mengelola dan menyelesaikan konflik, seleksi alam dalam bekerja penuh waktu, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan penuh integritas. Pandai-pandailah mengelola konflik dan permasalahan yang mungkin saja muncul di tengah tengah masyarakat, jadilah agent of change dalam setiap tindakan dan kegiatan”, pesan Ketua KPU. Bupati Wonogiri pada kesempatan tersebut juga turut memberikan motivasi kepada anggota PPK yang dilantik. “Panitia Pemilihan Kecamatan Pemilu Tahun 2024 ada satu doktor, ini membuktikan kualifikasi Sumber Daya Manusia di Kabupaten Wonogiri menunjukkan kualitasnya”, ujar bupati yang sering disapa Jekek tersebut. (SHD)

GELAR TES TERTULIS PPK DENGAN CAT, WUJUD TRANSPARANSI PEMILU TAHUN 2024

Seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Wonogiri memasuki babak baru. Calon PPK melaksanakan tes tertulis  menggunakan sistem computer Assisted Test (CAT) pada Selasa, 6 Desember 2022. Peserta test tertulis tersebut adalah calon PPK yang telah dinyatakan lulus administrasinya. Sekedar informasi, sebelumnya calon tersebut mendaftar melalui SIAKBA. SIAKBA adalah aplikasi yang digunakan untuk calon PPK mendaftarkan dirinya secara online dengan cara membuat akun, mengisi biodata, dan mengunggah persyaratan secara digital. Tes tertulis calon Anggota PPK di Kabupaten Wonogiri dilaksanakan di 3 sekolah yang telah bekerjasama dengan KPU kabupaten WOnogiri yaitu SMAN 1 Wonogiri, SMAN 2 Wonogiri, dan SMKN 2 Wonogiri. Mengingat banyaknya pendaftar, seleksi tertulis tersebut dibuat menjadi 2 sesi yaitu sesi pagi dan sesi siang. Sejauh pengamatan, pelaksanaan tes tertulis berjalan dengan tertib, beberapa kendala sial teknis sarana dan prasarana, namun dapat teratasi sampai dengan selesainya seleksi. Soal terdiri dari 75 Soal dengan waktu test 90 menit, selesai pengerjaan nilai akan langsung muncul pada layar monitor peserta. Hal tersebut merupakan wujud keterbukaan dan transparansi KPU dalam menyelenggarakan seleksi calon penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan (AL-Red).

KENALKAN DEMOKRASI, MTS N 1 WONOGIRI KUNJUNGI KPU KABUPATEN WONOGIRI

Selasa, 8 November 2022, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri menerima kunjungan pembelajaran dari MTS N 1 Wonogiri. Sebanyak 32 siswa mengikuti kegiatan tersebut dalam rangka melaksanakan project Kurikulum Merdeka. Kedatangan siswa-siswi MTSN 1 Wonogiri disambut oleh Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Nursahid Agung Wijaya. Dalam sambutannya, Sahid menyampaikan agar kegiatan ini dapat memberikan informasi tentang demokrasi dan Pemilu kepada siswa-siswi MTS N 1 Wonogiri. “Sepulang dari sini, meskipun adik-adik belum berusia 17 tahun, saya tetap mengharapkan adik-adik bisa menjelaskan ke lingkungan sekitar akan pentingnya sebuah Pemilu”, ujar pria 38 tahun tersebut. Forum dilakukan dengan penuh keakraban, nyaman, santai namun tidak mengurangi esensi belajar. Siswa siswi sepulang dari KPU Kabupaten Wonogiri dapat menjelaskan tentang asas Pemilu, struktur penyelenggara Pemilu dan manfaat Pemilu. Materi yang disampaikan oleh tim subbagian teknis mampu mengajak siswa siswi untuk aktif berpendapat, bertanya dan menjawab pertanyaan, sehingga kegiatan tidak berjalan monoton. Project kurikulum merdeka ini dipimpin oleh guru PKN MTs Negeri 1 Wonogiri Sugeng Riyanto, S.Pd, M. Pdi dengan durasi 8 kali pertemuan untuk 8 kelas. Sebagai penutup dari kegiatan outing class tersebut, siswa-siswi di ajak untuk melihat fasilitas apa saja yang ada di kantor KPU, diantaranya ruang podcast, ruang PPID, RPP serta menyusuri lorong demokrasi yang ada di KPU Kabupaten Wonogiri. (NN)

PEMILU DARI SUDUT PANDANG PEGIAT MEDIA SOSIAL

Egi namanya, pegiat media sosial dari Kabar Wonogiri datang pagi-pagi memenuhi undangan KPU Wonogiri, antusiasmenya terlihat dari caranya memenuhi undangan. Berjarak 35 kilometer dari pusat kota, tidak menyurutkan semangat egi hadir di KPU Wonogiri. Egi datang bersama rekan satu circle-nya dari Eksplore Wonogiri, dan Wonogiri Hits. Pada saat menyambut kedatangan mereka, saya sejenak tertegun, ternyata ini yang selama ini menggerakan akun media sosial dengan jumlah folower ribuan hingga ratusan ribu. Ketertegunan saya menjadi-jadi,  empat tahun kami mengelola akun media sosial resmi KPU Wonogiri baru ribuan yang menjadi follower.  Ya, Hari Jumat, tanggal 23 September 2022, KPU Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Coffee Morning bersama dengan penyiar radio dan pegiat media sosial di wilayah Wonogiri. Coffee morning kali ini mengusung tema melawan hoax, Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa yang di moderatori oleh Analis Pemilu, Pascal Jati Kusuma. Acara di buka resmi oleh Ketua KPU Wonogiri Toto Sihsetyo Adi, dan hadir pada kesempetan tersebut anggota KPU Kabupaten Wonogiri Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Kabupaten Wonogiri Augustina Puspa Dewi, Divisi Hukum Pradika Harsanto dan Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Wahyu Nurjanah.  Sementara pegiat media sosial hadir dari kabar wonogiri, eksplore wonogiri, repost wonogiri, dan wonogiri hits sedangkan penyiar radio hadir dari radio Krisna, Radio Giri Swara dan Radio Gajah Mungkur. Di era netizen yang maha dahsyat ini, KPU sudah saatnya menyusun sebuah peta penyampaian informasi yang out of the box, tidak hanya satu arah namun lebih pada komunikasi antar penyampai informasi dan audiens. Penyampaian informasi yang komprehensif, jauh dari citra kekakuan dan keformalan yang selama ini melekat pada sebuah institusi pemerintahan. Dari awal sampai dengan akhir kegiatan, saya dapat menyimpulkan bahwa guna melengkapi pola penyampaian informasi harus segera mengambil langkah-langkah: 1.    Menyampaikan informasi dengan riang gembira; 2.    Mengembangkan story telling sebagai sebuah sarana menciptakan imajinasi masyarakat terhadap proses Pemilu; 3.    Menyusun content dan melakukan pengulangan hal-hal yang prinsipil; 4.    Media sosial lebih membuka diri. Ini menjadi latihan story telling pertama, sebelum menulis story telling yang sungguhan. Lumayan lah jadi follower mas Agus Magelangan yang pernah akan colabs dengan kami, tapi Tuhan mengatur lain. hehehehe…... Nursahid Agung Wijaya Kepala Subbagian Teknis Penyelenggara Pemilu dan Parhumas

GERRRRR…….KOPI DAN SOTO BERPADU PADA ACARA COFFE MORNING

“Semenjak saya jadi wartawan di Wonogiri, ini pertama kali ada coffe morning di KPU Kabupaten Wonogiri”, ujar Bambang Pur, wartawan senior di lingkup Kabupaten Wonogiri. Kalimat ini muncul saat memberikan masukan pada acara coffe morning yang di selenggarakan KPU Kabupaten Wonogiri pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022 bertempat di area wifi corner. Kegiatan dengan tema “Peran Media Dalam Penyampaian Informasi Pemilu” ini di kemas dalam diskusi ringan. Coffe morning dilaksanakan dengan maksud membangun hubungan baik dengan pihak eksternal. Dihadiri oleh media cetak dan online di lingkup Kabupaten Wonogiri, kegiatan coffe morning dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi. Pada sesi pengarahan, Toto mengungkapkan peran media dalam menyampaikan informasi Pemilu. “Media menjadi salah satu pilar Demokrasi, sehingga penting KPU Kabupaten Wonogiri sebagai penyelenggara Pemilu menjalin relasi dengan para wartawan” ujar bekas relawan gempa Jogja ini. Pada kesempatan itu, hadir pula anggota KPU Kabupaten Wonogiri Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Kabupaten Wonogiri Augustina Puspa Dewi, Divisi Hukum Pradika Harsanto dan Divisi Data dan Informasi Dwi Prasetyo. Sementara dari media hadir Bambang Pur (Suara Baru), Wisnu Pranoto (TA-TV), Aris (Joglosemar), Joko Santosa (KR), Aiptu Iwan Sumarsono (Humas Polres Wonogiri), Iwan (Jawa Pos Radar Solo), Luthfi (Solopos), Yogi (Suara Merdeka), Aris (Detik), Erlangga (Tribun Solo), Mamik (RGS).  KPU Kabupaten Wonogiri meminta masukan terhadap pengembangan dan pengelolaan penyampaian informasi kePemiluan di Wonogiri. Personil humas Polres Wonogiri memberikan masukan bahwa komunikasi dengan wartawan adalah salah satu cara untuk membangun citra lembaga. “Penting membangun komunikasi yang baik dengan media”, ujar Aiptu Iwan, perwakilan pengelola humas Polres Wonogiri. Tidak hanya membahas pengelolaan informasi, beberapa wartawan juga menanyakan informasi perkembangan tahapan pendaftaran, verifikasi dan pemnetapan partai politik peserta Pemilu Tahun 2024. Di sesi akhir acara, peserta coffe morning menikmati hidangan sarapan bersama kopi, teh, snack dan soto. (SHD/Red)

SABDA TAMA PEMILU, PROGRAM CIVIC EDUCATION KPU KABUPATEN WONOGIRI

“Halo adik-adik, ada yang tau apa itu Pemilu?” sapa Tina, panggilan Augustina Puspa Dewi, anggota KPU Kabupaten Wonogiri pada kegiatan pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan pemilih di SMA Negeri 3 Wonogiri. Sontak siswa siswi pun menjawab dengan lantang dan serempak “Pemilihan Umum”. Tidak kalah seru, SMA Negeri 1 Kabupaten Wonogiri juga di datangi langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi.  “Voice of Gen Z atau suara Generasi Z harus menggema di Pemilu Serentak Tahun 2024 besok. Dengan membawa pesan damai dan penuh harapan, mari berjumpa di TPS pada 14 Februari 2024” ujar Toto Sihsetyo Adi. Senin (18/07/2022), KPU Kabupaten Wonogiri bertandang ke SMAN 1 dan SMAN 3 Wonogiri untuk menyapa para siswa siswi, mengajak diskusi dan bermain quis. Kegiatan yang dilaksanakan setelah upacara bendera hari Senin ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi kelembagaan, demokrasi, dan proses penyelenggaraan Pemilu. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa siswi dan guru ini menekankan pada pentingnya sebuah pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan demokrasi sejak dini.  Sabda Tama Pemilu merupakan program pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan pemilih oleh KPU Kabupaten Wonogiri. Sabda Tama Pemilu ini menjadi program rutin KPU Kabupaten Wonogiri. Sabda Tama berasal dari istilah amanat pembina upacara. Sering digunakan pada upacara bendera yang dilaksanakan secara tradisional jawa.   Tujuan program ini adalah untuk mengenalkan dan mendekatkan kehidupan demokrasi pada generasi muda dan remaja sehingga dapat membentuk karakter yang luhur, berbudi, serta peduli pada negara dan bangsa.   (AL/Red)